3 Syarat yang harus dipersiapkan mendaftar Akademi Polisi (AKPOL) - Apakah kalian ingin menjadi Taruna Akademi Polisi (AKPOL) ?? siapa sih yang tidak pengen menjadi Perwira Polisi, pasti yang membaca artikel ini ingin sekali menjadi AKPOL.
Sebelum kalian mendaftarkan diri menjadi Taruna AKPOL, persiapkan diri kalian terlebih dahulu dari Kesehatan dan Administrasi kalian, jangan sampai ada kesalahan dalam Administrasi saat mendaftar, apalagi terkena ganguan kesehatan saat tes, hffff…. Sedih sekali jika gugur saat tes.
Nah, agar tidak gugur dalam tes mari simak dengan seksama 3 Syarat yang harus dipersiapkan mendaftar Akademi Polisi (AKPOL).
Baca Juga :
1. Persyaratan Umum
- Warga Negara Republik Indonesia Pria / Wanita, (bukan anggota/mantan prajurit TNI/POLRI dan PNS TNI).
- Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.
- Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan tidak lebih dari 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 1 Agustus tahun pelaksanaan seleksi.
- Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit.
- Tamatan SMA/MA jurusan IPA (bukan paket C) dengan ketentuan nilai rata-rata UAN tidak kurang dari 6.50 dan tidak ada nilai kurang dari 6, atau kelas 12 dengan rata-rata rapor semester satu tidak kurang dari 7,50 dan sudah terdaftar sebagai peserta UNAS.
- Berkelakuan baik dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disertai dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Polres Setempat.
- Calon yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan :
1. Melampirkan surat persetujuan dari kepala jabatan yang bersangkutan.
2. Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan bila diterima menjadi Taruna Akademi Polisi
2. Persyaratan Khusus
- Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
- Berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A,B dan C) dengan ketentuan:
1. nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan):
1. tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 7,0;
2. tahun 2015 dengan nilai rata-rata minimal 6,5;
3. tahun 2016 s.d. 2018 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
4. tahun 2019 akan ditentukan kemudian;
2. nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
1. tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,5;
2. tahun 2015 dengan nilai rata-rata minimal 6,0;
3. tahun 2016 s.d. 2018 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
4. tahun 2019 akan ditentukan kemudian;
3. Bagi lulusan tahun 2019 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
4. Bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai Ujian Nasional minimal 75,00;
3. ketentuan tentang Ujian Nasional perbaikan:
1. Bagi lulusan 2014 s.d. 2018 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2019 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan;
2. sedangkan calon peserta yang mengulang di kelas XII baik disekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2019;
4. berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
5. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
1. Pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm;
2. Wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm;
6. belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi peserta calon Taruna serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
7. tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
8. bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana/asusila atau Taruna/i yang diberhentikan dengan tidak hormat tidak dapat mendaftar kembali;
9. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
10. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali;
11. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
12. berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
13. bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas XII dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY sedangkan untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK;
14. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri;
15. memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
16. tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
17. bagi calon Taruna/i yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS kesehatan;
18. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
1. mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
2. bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol;
Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
a. tingkat Panda meliputi materi seleksi sebagai berikut:
1. sistem gugur meliputi:
1. pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
2. pemeriksaan psikologi tahap I (tertulis) dengan penilaian secara kuantitatif;
3. pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
4. pengujian jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
5. antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
6. pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
7. pendalaman Penelusuran Mental Kepribadian dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
8. pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
9. pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
2. sistem rangking dalam pengujian akademik dengan penilaian secara kuantitatif yang meliputi:
1. pengetahuan umum;
2. bahasa Indonesia;
3. matematika (IPA dan IPS);
3. sidang terbuka penetapan kelulusan Panda;
b. tingkat Panpus meliputi materi seleksi sebagai berikut:
1. sistem gugur meliputi:
1. pemeriksaan administrasi dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
2. pemeriksaan kesehatan dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
3. pemeriksaan psikologi wawancara dengan penilaian secara kuantitatif;
4. pendalaman PMK dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
5. pengujian jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
6. antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
2. sistem ranking.
1. pengujian akademik dengan penilaian secara kuantitatif yang meliputi uji TPA dan Bahasa Inggris;
2. pemeriksaan penampilan;
3. sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat;
3. Cara Mendaftar
1. Peserta mendaftarkan diri di penerimaan.polri.go.id
2. Calon yang sudah mendaftar secara online, melaksanakan daftar ulang ke polres setempat.
3. Calon datang sendiri ketempat pendaftaran dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan fotokopi dilegalisir menyerahkan masing-masing 2 (dua) lembar fotokopi :
a. Kartu kewarganegaraan (bagi keturunan WNA).
b. Akte kelahiran/surat kenal lahir.
c. KTP calon dan KTP orang tua / wali.
d. Pas foto 4x6 hitam putih tanpa tutup kepala.
e. Kartu Keluarga (KK).
f. IJAZAH dan SKHU SD, SMP/Tsanawiyah, SMA/MA berikut NUAN.
Bagi calon kelas III SMA/MA :
1. Melampirkan raport kelas I s.d. III semester I.
2. Melampirkan surat keterangan dari Kepala Sekolah bahwa calon tersebut terdaftar sebagai peserta UN.
Baca Juga :
Tips Lolos Tes
- Sebelum pelaksanaan pendaftaran persiapkan administrasi kalian dari awal sampai akhir, cek data – data kalian dari Nama, TTL, Nama Orang Tua, dll. Jangan sampai ketika pengecekan administrasi kalian sudah gagal.
- Silakan Cek Up (khusus untuk mendaftar POLRI) di Rumah Sakit Terdekat. Jika mengalami kelainan Seperti : Gigi Berlubang, Mata Minus, Varises, Varikokel, dll. Cepatlah bertindak untuk Berobat atau Terapi agar segera sembuh. Jangan sampai saat Seleksi Tes Kesehatan kalian sudah gagal.
- Belajarlah Psikotes yang khusus tes POLRI. Berlatihlah dan pahami ilmu dari Psikologi. Sebenarnya psikologi itu mudah karena tidak menggunakan Rumus. Cukup pahami ilmunya saja. Okey???
- Persiapkan Fisik kalian dengan Olahraga Rutin seperti : Lari, Sit Up, Pull Up, Push Up. Agar siap menghadapi Tes SAMAPTA.
Jangan lupa berusaha dan berdoa dalam menghadapi seleksinya. Saingan kalian pasti banyak, berjuanglah “Ketika kalian bermain ingat pesaing kalian sedang berlatih untuk menjadi yang terbaik”.
Demikian artikel 3 Syarat yang harus dipersiapkan mendaftar Akademi Polisi (AKPOL) Semoga bermanfaat dan berhasil. Jangan lupa Share ke teman-teman kalian agar bisa SUKSES bareng. Aaaminnn…