ini Alasan MOS diubah menjadi PLS ??? Apa itu PLS ???

Ya, kenapa MOS (Masa Orientasi  Sekolah) diubah menjadi PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah)???, usut punya usut MOS punya identik dengan pembullyan siswa didik baru, dengan menyuruh membawa dan menggunakan barang yang aneh dan unik. Lalu sering juga MOS mengandung unsur kekerasan.

 

Baca Juga : Cara Efektif membuat proposal sponsorship untuk kegiatan | Acara | Event

 

Padahal MOS itu bertujuan untuk :

  1. Mengenali potensi diri siswa baru
  2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah
  3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru
  4. Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya
  5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri siswa

 

Namun yang terjadi sebaliknya, siswa didik baru malah menjadi korban pembullyan para seniornya, dengan menggunakan aksesoris yang aneh dan unik.

Jangan Kuatir…

 

 

Sekarang sudah ada peraturan baru oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru, MOS sudah dihapuskan dan dilarang untuk dilakukan kembali. Namun program Orientasi sebenarnya tidak benar-benar dihilangkan, hanya saja konsepnya saja yang diubah.

Sekarang program yang diturunkan oleh pemerintah adalah semacam PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah). Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah.

Program PLS ini dilakukan oleh guru-guru bukan lagi dilakukan oleh siswa senior.

Larangan dalam kegiatan PLS tersebut dilarang menggunakan kostum yang aneh, siswa didik baru di haruskan menggunakan seragam sekolah biasa. Kegiatan PLS tersebut dilakukan pada jam belajar di minggu pertama dengan batasan 3 hari pelaksanaan.

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama PLS tersebut, setiap kelas akan didampingi oleh dua orang guru untuk memperkenalkan berbagai ekstrakurikuler kepada siswa didik baru.

 

 

Demikian artikel tentang ini Alasan MOS diubah menjadi PLS ??? Apa itu PLS ??? . Semoga bermafaat…

 



Artikel Terkait

Share Artikel





IKUTI FANSPAGE KAMI




FOLLOW INSTAGRAM

Hosting Unlimited Indonesia