7+ Menerapkan Perilaku Mulia

 Dalam Menerapkan Perilaku mulia ada beberapa Hal yang harus kamu lakukan, seperti memperbaiki diri dan keluar dari zona nyaman, Berperilaku Mulia adalah Ajaran Rasulullah SAW, jadi kita sebagai umatnya wajiblah untuk mengikuti perilaku mulianya, seperti apakah perilakunya, mari simak artikel dibawah ini :

  1. Memiliki Sikap Tangguh

Kesuksesan merupakan bukan sebuah kebetulan, namun hasil dari sebuah kerja keras, sikap Tangguh, dan pantang menyerah. Rasulullah SAW juga sudah memberikan contoh ketika beliau berjuang memberantas kemusyrikan pada zaman beliau. Dan Lihat mereka orang-orang sukses di luar sana yang sudah mencapai cita-citanya.

Dalam mencapai sebuah keberhasilan atau cita-cita perlulah kita berusaha sekuat tenaga tanpa mengenal lelah, pantang menyerah ketika tantangan semakin berat, dan tak lupa berdoa kepada yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT agar diberi kemudahan dalam mencapai keberhasilan tersebut, dan Menerapkan Perilaku Mulia.

Menerapkan Perilaku mulia seperti Sikap Tangguh muncul dalam pribadi kita sendiri, atau lebih tepatnya di olah pikir kita, jika kita dapat membuat pikiran kita siap pada tantangan apapun itu lah Sikap Tangguh mulai terbentuk. Namun tidak mudah juga dalam membentuk diri kita memiliki Sikap Tangguh, perlu Latihan dan Pembelajaran secara terus menerus.

Namun Ketangguhan juga harus didukung oleh kesehatan fisik dan pemahaman yang benar. Kedua­duanya harus berjalan beriringan dan saling mendukung. Kekuatan fisik dibarengi dengan pemahaman yang benar akan melahirkan manfaat yang besar, begitu juga sebaliknya.

 Baca Juga :

Contoh Menerapkan Perilaku Mulia – Memiliki Sikap Tangguh

Sikap tangguh dalam kehidupan sehari­hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat di antaranya. seperti berikut :

  • Menggunakan waktu untuk belajar dengan sungguh­sungguh agar mendapat kan prestasi yang tinggi.
  • Secara terus­menerus mencoba sesuatu yang belum dapat dikerjakan sampai ditemukan solusi untuk mengatasinya.
  • Melaksanakan segala peraturan di sekolah sebagai bentuk pengamalan sikap disiplin dan tanggung jawab.
  • Menjalankan segala perintah agama dan menjauhi larangannya dengan penuh keikhlasan.
  • Tidak putus asa ketika mengalami kegagalan dalam meraih suatu keinginan. Jadikanlah kegagalan sebagai cambuk agar tidak mengalaminya lagi di kemudian hari.

 

  1. Memiliki Jiwa Berkorban

Memiliki Jiwa Berkorban ini kita bisa melihat Para Pahlawan dalam berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia ini, mereka berjuang keras dan rela berkorban apapun demi kemerdekaan Bangsa Indonesia. Pengorbanan mereka tidak hanya berupa harta, keluarga yang ditinggalkan, bahkan mereka rela meregang nyawa untuk memperjuangkan kemerdekaan beragama dan berbangsa.

Contoh Menerapkan Perilaku Mulia – Jiwa Berkorban

Oleh karena itu, janganlah merasa berjuang tanpa memberikan pengorbanan yang berarti. Perilaku yang mencerminkan jiwa berkorban dalam kehidupan sehari-hari, misalnya seperti berikut.

  • Menyisihkan waktu sebaik mungkin untuk kegiatan yang bermanfaat. Hal ini penting mengingat waktu yang kita miliki sangatlah terbatas. Jika waktu yang kita gunakan lebih banyak untuk kegiatan yang percuma, siap-siaplah untuk menyesal karena waktu yang telah lewat tidak akan kembali lagi. Misalkan karena kamu tidak belajar dengan sungguh-sungguh sementara kamu ingin lulus dengan nilai yang tinggi, kamu akan menyesal karena mendapatkan nilai yang rendah dan harus mengulang lagi.
  • Mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Kepentingan bersama di atas segala-galanya. Itulah kalimat yang sering diungkapkan oleh kebanyakan manusia. Akan tetapi, kenyataannya belum tentu seperti ini.

    Kebanyakan manusia lebih mengutamakan kepentingan pribadinya daripada kepentingan orang banyak. Sebagai orang yang beriman, tentu kita tidak boleh termasuk ke dalam golongan orang yang demikian. Rasulullah saw. mencontohkan, bagaimana ketika ia hendak berbuka puasa dengan sepotong roti, sementara ada orang yang datang untuk meminta roti tersebut karena sangat kelaparan, dan Rasul memberikan roti tersebut kepada orang itu.

    Dalam kehidupan sehari­hari, perilaku yang dapat kita lakukan dalam hal ini misalnya saat antri di tempat umum, di bank, loket pembayaran, berkendara di mana lampu lalu lintas sedang menunjukkan warna merah menyala, dan lain sebagainya.

 

  • Menyisihkan sebagian harta untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Dalam harta kita terdapat sebagian hak orang lain yang membutuhkannya. Islam mengajarkan bahwa bersedekah itu tidak akan mengurangi harta sedikit pun, bahkan ia akan mendatangkan harta yang lebih banyak lagi.

 Baca Juga :

Demikian Artikel tentang Menerapkan Perilaku Mulia kali ini, semoga bermanfaat dan maaf jika ada salah kata dalam penulisan ini.

 

Sumber : Buku Pendidikan Agama Islam



Artikel Terkait